
IHATEC Marketing Research (IMR) membantu brand Anda memahami pasar, konsumen, dan juga kompetitor di seluruh Indonesia. Terlebih lagi, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, insight Market Research Indonesia kami mendukung strategi yang lebih efektif dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Memberikan kejelasan arah pertumbuhan yang paling siap tentunya, untuk dijalankan.




Riset pasar adalah proses pengumpulan dan analisis data terkait kebutuhan, preferensi, dan juga perilaku konsumen dalam pasar tertentu. Tujuannya adalah membantu bisnis memahami peluang pasar, membuat keputusan strategis, dan pastinya mengurangi risiko kegagalan produk.
Riset pasar dapat dilakukan melalui pendekatan kuantitatif (seperti survei, kuesioner) dan kualitatif (seperti FGD, wawancara mendalam). Dalam hal ini, IMR menggunakan kombinasi metode ini sesuai kebutuhan klien untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat ditindaklanjuti.
Riset pasar mencakup data umum tentang pasar, sedangkan analisis perilaku konsumen fokus pada bagaimana konsumen berinteraksi, membeli, dan membuat keputusan terhadap suatu produk atau layanan. Keduanya saling melengkapi untuk memahami pasar secara menyeluruh.
Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok yang lebih kecil berdasarkan karakteristik tertentu, seperti demografi, psikografi, atau perilaku. Hal ini penting agar strategi pemasaran lebih tepat sasaran dan efektif.
Brand research adalah riset untuk memahami kekuatan, persepsi, dan kinerja sebuah brand di mata konsumen. Ini penting dilakukan secara berkala untuk mengukur brand equity, efektivitas kampanye, dan mempertahankan loyalitas pelanggan.
Market research agency adalah perusahaan yang menyediakan layanan riset pasar secara profesional. Pilihlah agensi yang memiliki pengalaman, metodologi valid, dan portofolio klien relevan seperti IMR yang telah dipercaya oleh berbagai brand besar di Indonesia.
Kami menyediakan riset kepuasan pelanggan, audit pelayanan, survei pengalaman pelanggan (CX), dan mystery shopping. Layanan ini membantu instansi dan perusahaan memperbaiki standar layanan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat atau pelanggan.
STP (Segmentation, Targeting, Positioning) research membantu bisnis menentukan segmen pasar yang paling potensial, cara menargetkan mereka, dan bagaimana memposisikan brand secara unik. Ini adalah fondasi penting dalam membangun strategi pemasaran yang efektif.
Tentu. IMR menyediakan layanan uji konsep untuk produk atau kampanye baru. Kami bantu mengukur potensi pasar, daya tarik konsep, dan feedback konsumen sebelum peluncuran agar keputusan bisnis Anda lebih terarah dan minim risiko.


Survey of Indonesia Citizen Behavior Regarding Halal Certification
Studi ini bertujuan memahami bagaimana masyarakat Muslim di Indonesia memaknai konsep halal, menilai kredibilitas lembaga sertifikasi seperti BPJPH dan MUI, serta melihat sejauh mana dukungan terhadap kewajiban sertifikasi halal. Penelitian ini juga mengeksplorasi pandangan publik terkait legitimasi dan proses birokrasi, serta mengidentifikasi sumber informasi yang paling berpengaruh dalam membentuk opini masyarakat.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 750 responden dari berbagai wilayah, mencakup area urban dan non‑urban di Jawa maupun luar Jawa. Pendekatan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai persepsi dan perilaku masyarakat terhadap sertifikasi halal di berbagai konteks sosial dan geografis.
Hasil penelitian menunjukkan variasi pemahaman masyarakat mengenai konsep halal, mulai dari interpretasi yang sangat ketat hingga yang lebih minimalis. Tingkat kepercayaan publik terhadap BPJPH dan MUI juga berbeda, menunjukkan dinamika dalam persepsi lembaga sertifikasi. Dukungan terhadap sertifikasi halal wajib cukup kuat meskipun tidak sepenuhnya konsisten di semua kelompok responden. Studi ini juga menemukan adanya perhatian terkait legitimasi institusi, komersialisasi, serta proses sertifikasi. Selain itu, sumber informasi seperti tokoh agama dan media terbukti memiliki peran signifikan dalam membentuk persepsi dan sikap publik terhadap isu halal.

Market, Consumer Perception & Sourcing Practices
Studi ini bertujuan membangun pemahaman baseline mengenai kondisi pasar, persepsi serta perilaku konsumen, dan praktik pembelian pada tingkat retail/Horeca untuk produk kopi, teh, kakao, dan minyak sawit berkelanjutan di wilayah Yogyakarta dan Bali. Informasi ini digunakan untuk mendukung strategi komunikasi ACT! Project, khususnya dalam meningkatkan edukasi publik, mendorong adopsi produk berkelanjutan, dan memperkuat kolaborasi dengan para pelaku rantai pasok.
Penelitian dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 1.200 konsumen akhir untuk menggali persepsi, pola konsumsi, serta preferensi mereka terhadap produk bersertifikat atau berkelanjutan. Studi ini juga mencakup FGD dengan empat kelompok Horeca (hotel, restoran, dan kafe) untuk memahami praktik pembelian dan tantangan operasional mereka, serta wawancara mendalam dengan empat pelaku retail untuk melihat perspektif dan kebijakan sourcing dari sisi distributor dan penjual.
Hasil analisis menunjukkan tingkat awareness pasar, pola konsumsi, serta ketersediaan produk berkelanjutan di Yogyakarta dan Bali. Penelitian ini mengungkap pemahaman konsumen terhadap label Rainforest Alliance, driver utama dalam keputusan pembelian produk berkelanjutan, serta sikap dan perilaku konsumen terhadap keberlanjutan. Di sisi Horeca dan retail, riset memberikan gambaran mengenai awareness, willingness to promote sustainable products, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan sourcing. Temuan tersebut menjadi dasar rekomendasi strategis yang mendukung pengembangan pesan komunikasi yang lebih efektif untuk mendorong konsumsi produk berkelanjutan.

Indonesia Electric Vehicle Baseline Survey
Studi ini dilakukan untuk membangun pemahaman dasar mengenai tingkat awareness, persepsi, dan kesiapan masyarakat terhadap kendaraan listrik di beberapa kota utama Indonesia. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan awal dalam memahami kondisi pasar serta mendukung perencanaan program dan inisiatif terkait kendaraan listrik di Indonesia.
Penelitian dilaksanakan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) dengan responden di lima kota, yaitu Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Medan, dan Bali. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai pemahaman, persepsi, dan pandangan masyarakat terhadap kendaraan listrik di berbagai konteks wilayah.
Studi ini menghasilkan baseline data mengenai awareness, persepsi, dan tingkat kesiapan masyarakat terhadap kendaraan listrik di lima kota penelitian.

Food Tasting Survey
Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan konsumen terhadap dua varian produk berbasis konjac, memahami preferensi rasa di berbagai lokasi pengujian, serta mengidentifikasi karakteristik konsumen yang memengaruhi persepsi dan minat beli. Temuan dari penelitian ini diharapkan menjadi dasar yang kuat dalam penyempurnaan produk dan strategi masuk pasar yang lebih efektif.
Studi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai tingkat penerimaan konsumen terhadap masing-masing varian produk konjac, termasuk atribut rasa yang paling disukai dan area yang masih memiliki peluang pengembangan. Analisis juga mengidentifikasi perbedaan preferensi antar lokasi dan segmen konsumen, sehingga membantu memetakan target pasar yang paling potensial.

Customer & Community Experience Optimization
Rekrutmen dilakukan melalui pendekatan multi‑channel di 30 kota non‑metro, dikombinasikan dengan proses screening kuantitatif untuk memverifikasi pengguna aktif DANA dengan minimal satu tahun masa penggunaan. Tahapan ini dilengkapi dengan asesmen kualitatif untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi dan mindset komunitas calon peserta. Seluruh proses dilanjutkan dengan pengiriman undangan langsung serta pengelolaan RSVP secara terstruktur untuk memastikan kehadiran sesuai target.

Operational Excellence Audit & Customer Experience Evaluation
Riset ini dilakukan untuk memetakan temuan operasional di tingkat outlet dan menilai pengalaman pelanggan secara menyeluruh, mulai dari kedatangan hingga selesai bertransaksi. Proses ini juga mencakup pengumpulan dokumentasi pendukung sebagai dasar analisis, serta penyusunan insight dan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk peningkatan operasional dan pengalaman pelanggan.
Evaluasi dilakukan melalui kunjungan mystery shopper yang berperan sebagai pelanggan reguler dan melakukan observasi terstruktur terhadap seluruh alur operasional di outlet. Studi ini mencakup 13 gerai HAKA Dimsum di berbagai kota, memastikan gambaran yang representatif mengenai kualitas layanan dan konsistensi operasional di seluruh jaringan.
Hasil studi mencakup temuan operasional yang terlihat langsung di outlet, penilaian terhadap pengalaman pelanggan dari awal hingga akhir interaksi, serta dokumentasi berupa foto dan catatan yang mendukung setiap temuan terkait layanan maupun proses. Kinerja outlet juga dinilai melalui performance scoring yang mencakup aspek makanan, layanan, lingkungan, dan kerapian. Seluruh temuan diolah menjadi insight dan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan standar operasional dan kualitas pengalaman pelanggan.

Customer Segmentation & Monetization Optimization Resesarch
Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memvalidasi segmen pelanggan klinik yang paling menguntungkan dan memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan bagi ehealth.co.id. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengoptimalkan monetisasi dari basis pengguna yang sudah ada melalui strategi upselling, cross‑selling, dan bundling, sehingga produk dan layanan eHealth dapat lebih tepat menjawab kebutuhan operasional klinik serta membuka peluang peningkatan pendapatan.
Data dikumpulkan melalui wawancara daring dengan 50 klinik independen dan fasilitas layanan kesehatan, melibatkan pemilik klinik, kepala operasional, kepala fasilitas kesehatan, manajer, serta dokter penanggung jawab. Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan, perilaku, preferensi, serta tantangan klinik dalam penggunaan sistem manajemen maupun layanan digital kesehatan.
Hasil penelitian mencakup pemetaan profil dan segmentasi klinik beserta potensi profitabilitas masing‑masing segmen, analisis willingness to pay dan sensitivitas harga, serta pemahaman mengenai faktor-faktor utama yang mendorong kepuasan maupun ketidakpuasan pengguna. Studi ini juga mengukur tingkat loyalitas melalui Net Promoter Score (NPS) dan menghasilkan daftar klinik yang berminat untuk meningkatkan sistem manajemen klinik atau beralih ke platform EMR, lengkap dengan fitur yang dibutuhkan dan ekspektasi harga. Temuan ini memberikan dasar strategis bagi eHealth untuk mengembangkan penawaran produk yang lebih tepat sasaran dan mendorong monetisasi yang lebih optimal.

Consumer Perception & Behavior Survey
Riset ini bertujuan memberikan insight strategis mengenai perilaku konsumen Muslim di Indonesia, khususnya terkait persepsi halal dan bagaimana konsumen mengambil keputusan pembelian. Dengan memahami pola berpikir, preferensi, dan faktor yang membentuk penilaian terhadap kehalalan sebuah brand, perusahaan dapat memposisikan diri secara lebih kompetitif di kategori masing‑masing.
Penelitian dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.800 responden di enam kota besar (Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar, dan Balikpapan) menggunakan metode Multistage Random Sampling pada Juni 2025. Pendekatan ini memastikan gambaran perilaku konsumen Muslim yang representatif dan relevan bagi pengambilan keputusan brand.

Customer & Community Experience Optimization
Evaluasi dilakukan melalui Mystery Shopping & CX Audit dengan pendekatan Service Quality dan Experience Quality Framework. Studi mencakup 70 outlet di 10 wilayah dan in-depth audit pada 3 priority outlets, dengan observasi terhadap Security, Customer Service, Teller, proses layanan, serta physical evidence di cabang.